Feeds:
Tulisan
Komentar

teringat

masa lalu…masa lalu…masa lalu…Bisakah kita benar2 berhenti sejenak dan menghargai atas masa lalu yg mengharu biru? Toh masa lalu adalah tempat berpijak kita saat ini… ya sudah lah kubuang saja semua dalam keranjang rasa bernama kesendirian… Biar saatnya tiba, pasti akan tiba…

sebal

Kadang ingin kumatikan saja kegelisahan ini…

Tapi bahkan logika berkhianat,

semua menyelusup bahkan dalam mimpi..

Aqqhhhhhh…

Dunia…

Berlari dan ku berlari…

Namun akhirnya jua kembali…

Menyebalkan semilyar kali!!!

sejarah

Genta2 perang terdengar jelas dalam keheningan…

Jiwa2 syuhada memanggil2 dalam temaram,

kepongahan kerdil manusia atas dunia…

Wahai waktu,

putarlah kembali episode al faruk dan Shalahuddin al Ayyubi atas bumi palestina…

Bukankah zaman adalah pelajaran???

Lalu sudah lupakah kita atas segala konspirasi atas nama iblis…

Tanyakanlah pada Haikal Sulaiman…

Ah…

mungkin manusia memang sungguh pelupa…

rasa

Kebahagiaan itu ada di sini dan ada di sana…

Begitu pula kepedihan…

Saat aq merasa begitu pedih tak tertahankan…

Ah… mengapa semua bahagia itu lenyapmenjadi kehampaan?

Walau berat sungguh…

mari qt buat lagi kebahagiaan,

berjuta bahagia…

hingga kesediha itu menjadi hal yang biasa saja…

Karena sedih dan bahagia, kanjadikan hidup kita penuh warna…

Warna2 cahaya…

Ah… betapa indahnya, menjadi manusia…

pilihan

Kebekuan itu kadang terasa menyakitkan… Hanya saja dibutuhkan sebuah keberanian untuk meruntuhkannya… Ah, mungkin bukan diruntuhkan ya, tapi dicairkan… Begitulah hidup, ‘hancur’ atau ‘cair’ adalah sebuah resiko atas ‘cara’ yang qt pilih untuk menyelesaikan sesuatu… karena diam dlm kepengecutan terasa lebih memalukan…

sahabat

Seakan cinta terlalu indah …

bila kata tak lagi mungkin terucap

hanya desah resah

atas segala hal yang berlalu

dengan terburu…

Ah, cinta..

masihkah bisa kuartikan rasa?

bila kerinduan telah asing dalam segenap do’a…

sahabat,

cintaku tlah tertelan masa..

Sinema

Dulu…

Selalu ada kerinduan yang menggebu

Walau

di beberapa tempat, kegelisahan itu berubah kelabu.

Ironi dalam sebuah idealisme yang tak terpahami

dari sejuta gelora yang terlempar sempurna.

Lalu,

dalam sinema satu babak, yang membuatku muak

Semua berakhir telak.

Harus bagaimana lagi?

Sedangkan diam kadang terasa sangat menyakitkan,

dan mematikan!!!

Biarlah sudah…

Kini

terlempar dalam jeda

Aku, masihkah aku???

Sedangkan kegelisahan dengan segala bentuknya  mulai membusuk, tak berbentuk!!!

Harus kucari kemana???

Dalam dzikir2 waktu…

ku ukirkan jejakkku,

dalam interupsi fatkihah

dan koma yang  tak pernah sempurna

NB: gara2 liat blog nya pak menlu ni, sebel!!!

menjadi peduli

MENJADI PEDULI

Pernahkah kita sadar bahwa kepedulian kecil kita dapat berpengaruh terhadap sesuatu, yang mungkin lebih besar dari yang pernah terfikir oleh kita?

Suatu kepedulian, perhatian, pengingatan, bahkan suatu candaan kecil, dapat merubah langkah seseorang.

Dan satu langkah pilihan pada suatu detik yang tak terbayangkan dapat menentukan masa depan orang tersebut.

Tahukah kita akan jadi ’siapa’ seseorang?

Mungkin:

Ketua RT, Kepala desa, Camat, Bupati, Gubernur, Anggota DPR, Presiden, atau ulama…..

Yang kebijakannya akan berpengaruh lebih luas kepada masyarakat bahkan negara…

So, jangan pernah lelah untuk menjadi peduli,

Jangan pernah bosan untuk mengajarkan kebenaran,

Dan jangan pernah berhenti untuk menyuarakan nurani…

here i’m

Pada akhirnya aku terdampar disini…

Mencoba sesuatu yang lain. Mencoba, ya, sekali lagi mencoba…. bukankah hidup adalah rangkaian percobaan untuk bisa tahu hakikat kita? Percobaan atas segala resiko, klo tidak mau menjadi pengecut atau pecundang.

This is life, with all of the tastes…… Finally, her i’m……..

Just welcome for me, the other side of me….